Riset Positioning Brand Skincare Cara Biar Brand Kamu Nggak Tenggelam

usaha skincare

Industri skincare di Indonesia semakin ramai setiap tahunnya. Brand baru terus bermunculan, tapi tidak semuanya berhasil bertahan. Masalah utamanya bukan di kualitas produk, melainkan di positioning yang tidak jelas.

Banyak brand terlihat mirip—klaimnya sama, produknya serupa, bahkan cara komunikasinya pun tidak jauh berbeda. Akibatnya, konsumen hanya memilih berdasarkan harga atau promo.

Kalau kamu ingin brand kamu benar-benar stand out, kamu perlu strategi positioning yang kuat sejak awal.

Kenapa Positioning Itu Penting?

Positioning adalah cara kamu ingin brand kamu dipersepsikan di benak konsumen.

Tanpa positioning yang jelas:

  • Brand kamu sulit diingat
  • Sulit bersaing dengan kompetitor
  • Marketing jadi tidak efektif

Sebaliknya, dengan positioning yang tepat:

  • Brand lebih mudah dikenal
  • Punya audiens yang spesifik
  • Lebih mudah scaling

Kondisi Market Skincare Saat Ini

Secara umum, market skincare bisa dibagi menjadi tiga kategori utama:

1. Mass Market

Biasanya bermain di harga murah dan promo besar-besaran. Volume tinggi, tapi margin kecil dan persaingan sangat ketat.

2. Middle Market

Ini adalah segmen paling ramai. Fokusnya di kualitas dan branding, tapi karena terlalu banyak pemain, brand mudah tenggelam jika tidak punya pembeda.

3. Premium / Clinical Brand

Menawarkan kualitas tinggi dan berbasis sains. Biasanya membutuhkan edukasi yang lebih kuat, tapi punya tingkat kepercayaan yang tinggi.

Di antara ketiga segmen ini, middle market adalah yang paling “berbahaya” karena penuh dengan brand yang mirip satu sama lain.

Perubahan Perilaku Konsumen 2026

Konsumen skincare sekarang sudah jauh lebih cerdas. Mereka tidak lagi mudah percaya dengan klaim berlebihan.

Beberapa perubahan yang terlihat:

  • Lebih peduli ingredients
  • Lebih skeptis terhadap “hasil instan”
  • Lebih suka brand yang jujur dan relatable
  • Lebih loyal ke brand yang punya cerita

Artinya, kamu tidak bisa lagi hanya menjual “produk bagus”. Kamu harus punya sudut pandang yang jelas.

Ide Positioning Brand Skincare yang Masih Potensial

Berikut beberapa arah positioning yang masih relevan dan belum terlalu jenuh di market:

1. Skin Barrier First

Fokus pada kesehatan kulit, bukan sekadar hasil instan seperti glowing atau whitening.

Positioning seperti ini cocok untuk target market yang sudah sering mencoba berbagai produk tapi mengalami masalah kulit sensitif atau rusak.

2. Anti Overclaim (Real Result)

Brand yang jujur tanpa janji berlebihan.

Alih-alih menjanjikan hasil cepat, kamu justru menekankan hasil yang realistis dan jangka panjang. Ini sangat relevan dengan tren konsumen saat ini.

3. Skincare Khusus Pria

Masih banyak peluang di segmen ini karena belum banyak brand yang benar-benar fokus.

Pendekatannya harus simpel, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan pria.

4. Emotional Branding (Self-Care)

Mengangkat skincare sebagai bagian dari self-love dan healing.

Positioning ini cocok untuk target Gen Z dan milenial yang mencari pengalaman, bukan sekadar produk.

5. Hyper-Niche Market

Semakin spesifik target kamu, semakin besar peluang untuk menang.

Contoh:

  • Skincare untuk ibu hamil
  • Skincare untuk kulit berjerawat hormonal
  • Skincare untuk pekerja outdoor

Cara Menentukan Positioning Brand Kamu

Supaya tidak asal pilih, kamu bisa gunakan pendekatan sederhana ini:

Tentukan Target Market

Siapa yang ingin kamu sasar? Semakin spesifik, semakin baik.

Identifikasi Masalah Utama

Apa pain point terbesar mereka? Jerawat? Kulit sensitif? Tidak punya waktu skincare?

Tentukan Pembeda

Apa yang membuat brand kamu berbeda dari yang lain?

Tentukan Gaya Komunikasi

Apakah brand kamu ingin terlihat fun, edukatif, premium, atau relatable?

Semua ini harus konsisten di seluruh aspek brand kamu.

Peran Maklon dalam Mewujudkan Positioning

Positioning yang kuat harus didukung oleh produk yang sesuai. Di sinilah pentingnya memilih partner produksi yang tepat.

Dengan menggunakan layanan maklon skincare https://joyahougan.com/, kamu bisa mengembangkan produk yang benar-benar sesuai dengan konsep brand kamu—mulai dari formula, tekstur, hingga fungsi produk.

Fleksibilitas ini penting agar positioning kamu tidak hanya sekadar konsep, tapi benar-benar terasa di produk.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Banyak brand gagal bukan karena idenya jelek, tapi karena eksekusinya kurang tepat.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Tidak punya positioning yang jelas
  • Ikut tren tanpa arah
  • Branding tidak konsisten
  • Produk tidak sesuai dengan konsep

Hal-hal ini membuat brand sulit berkembang dalam jangka panjang.

Di tengah persaingan skincare yang semakin ketat, kamu tidak bisa hanya mengandalkan produk bagus. Kamu harus punya positioning yang kuat, spesifik, dan relevan dengan kebutuhan market.

Dengan strategi yang tepat dan dukungan partner seperti maklon skincare https://joyahougan.com/, kamu bisa membangun brand yang tidak hanya ikut tren, tapi juga punya identitas yang jelas dan berpotensi bertahan lama.

Riset Positioning Brand Skincare Cara Biar Brand Kamu Nggak Tenggelam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top